Siber Raya Pos:

 

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Dirasakan hingga Bandung

Selasa, 1 September 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | CIANJUR, Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026) petang. Getaran gempa dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Cianjur, Sukabumi, hingga Bandung.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.53.11 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 6,91 derajat Lintang Selatan dan 107,10 derajat Bujur Timur.

Lokasi episenter berada di darat, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 4 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif.

Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Gempa paling kuat dirasakan di wilayah Cianjur dengan intensitas III-IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Getaran juga dirasakan di Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warungkondang, Cimahi, dan Cilaku dengan intensitas II-III MMI.

Sementara itu, warga di Kota Bandung, Cibubur, dan Sukaraja merasakan getaran dengan intensitas II MMI. Pada skala tersebut, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang tergantung dapat bergoyang.

Meski getaran dirasakan di sejumlah wilayah, hingga laporan BMKG diterbitkan belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut. Hingga pukul 18.15 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Warga Diminta Mengandalkan Informasi Resmi

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi mengenai gempa yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Informasi mengenai gempa bumi dan potensi aktivitas susulan sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.

Masyarakat dapat memantau informasi melalui akun media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG dan InaTEWS, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android.

Gempa kembali mengingatkan bahwa kehidupan di kawasan Jawa Barat berjalan berdampingan dengan aktivitas sesar aktif. Di tengah getaran yang hanya berlangsung sesaat, kesiapsiagaan tetap menjadi bagian penting dari kehidupan warga di daerah rawan gempa

Redaksi

Berita Terkait

Polisi Tahan 4 Tersangka Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Nakhoda hingga Pihak Perusahaan
Suasana Haru Menyelimuti Mapolda Banten, Irjen Hengky Pamit
Karya Murni AI Tak Mendapat Perlindungan Hak Cipta, Pemerintah Siapkan Regulasi
Blok M Menuju Model TOD Jakarta, Ruang Publik Diperluas Lima Kali Lipat
Tawur Agung Manca Wali Krama Ditutup, Menpar Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kelestarian Alam
BKPSDM Kota Serang Bungkam soal Pemanggilan Kadinkes Ahmad Hasanuddin ke Polda Banten
Program Sekolah Lansia Citra Sundari Cilegon, Ridwan: Sehat, Aktif, Mandiri, dan Bahagia
Sat Samapta Polres Cilegon Gelar Simulasi Penanganan Aksi Huru Hara di Pt Pln Persero ULTG Gitet
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.