Siber Raya Pos:

 

FOKUS PENDIDIKAN. ​Sejarah Baru di Depok: UIII Cetak 34 Doktor Pertama dari 22 Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Siber Raya Pos – Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) mencetak sejarah penting dengan meluluskan angkatan doktoral perdana, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat rujukan peradaban dan riset Islam global.


UIII mencatatkan tonggak sejarah baru dalam lanskap pendidikan tinggi nasional. Kampus yang bermarkas di Depok ini resmi meluluskan angkatan doktoral perdananya dalam sebuah prosesi wisuda khidmat yang dihelat di Gedung Rektorat.


​Secara keseluruhan, terdapat 204 lulusan yang resmi menyandang gelar magister dan doktor pada tahun ini, yang berasal dari empat fakultas utama: Fakultas Kajian Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Pendidikan. Dari angka tersebut, komposisi mahasiswa mencerminkan kuatnya daya tarik internasional UIII dengan 105 mahasiswa asal Indonesia dan 99 mahasiswa internasional dari 22 negara berbeda.


​”Ini bukan sekadar wisuda. Ini adalah awal dari sejarah intelektual yang semakin kuat di UIII.” Ujar Prof. Jamhari Makruf, PhD (Rektor UIII)


​Lebih dari Sekadar Gelar Akademik
​Dari total 204 lulusan tersebut, kehadiran 34 orang doktor menjadi sorotan utama karena merupakan angkatan pertama sejak UIII didirikan. Rektor UIII, Prof. Jamhari Makruf, PhD, menegaskan bahwa pencapaian ini jauh melampaui batas seremoni akademik semata.


​”Kami tidak hanya mencetak lulusan. Kami melahirkan para pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan yang diharapkan membawa gagasan baru bagi dunia,” ujar Prof. Jamhari dalam pidato sambutannya.


​Kehadiran angkatan doktoral perdana ini sekaligus menjadi manifestasi nyata dari visi besar UIII untuk bertransformasi sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam bidang pendidikan dan riset Islam di kancah internasional.


​Kampus Global Berbasis Nilai Pluralisme Indonesia
​Aspek keberagaman menjadi napas utama dalam ekosistem akademik UIII. Dengan keterlibatan lulusan dari 22 negara, kampus ini menjelma menjadi ruang perjumpaan dan dialog antarbudaya yang dinamis.


​Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Assoc. Prof. Dr. Phil. Syafiq Hasyim, menekankan bahwa proses internasionalisasi di UIII dirancang melampaui sekadar statistik angka.


​”Ini bukan hanya soal duduk satu kelas dengan orang dari negara lain. Ini soal belajar melihat dunia dari kacamata yang berbeda. Keyakinan kami: pengalaman Indonesia tentang Islam, demokrasi, dan pluralisme layak ditawarkan ke dunia.” (Assoc. Prof. Dr. Phil. Syafiq Hasyim)


​Pesan Moral dan Tanggung Jawab Global
​Menutup rangkaian prosesi bersejarah tersebut, Rektor UIII mengingatkan para lulusan bahwa ijazah dan gelar bukanlah garis finish, melainkan sebuah amanah moral yang besar. Di tengah berbagai krisis global mulai dari polarisasi sosial, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, hingga konflik geopolitik, para cendekiawan baru ini dituntut untuk hadir membawa solusi.


​”Gelar bukan tujuan akhir pendidikan. Gelar adalah tanggung jawab,” tegas Prof. Jamhari di hadapan para wisudawan yang kelak akan kembali ke berbagai penjuru dunia, mulai dari Pakistan, Nigeria, Afghanistan, hingga Tanzania. “Berpikirlah kritis, tetapi tetap rendah hati. Boleh berbeda, tapi jangan saling merendahkan.”

Sumber Berita: Dr. Lukman Nul Hakim

Berita Terkait

Siti Si Vampir: Ketika Hidup Susah Membuat Siti Memilih Jadi Vampir
IGIC 2026 Resmi Dibuka, Menag Dorong Imam Jadi Duta Perdamaian Dunia
​Mitra Posyantek Lebak Denok, Dosen Teknik Sipil UNBAJA Ir. Hj. Euis Amalia, S.P., S.Pd.I., M.I.L. Borong Prestasi pada ICAI 2026
KIMIA INDUSTRIAL MENJADI SENI ETNIK! Kolaborasi Internasional Sulap Limbah Berbahaya Jadi Buah Tangan Mewah Khas Kota Baja
Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Serangan ke Israel Terus Berlanjut
Berita ini 17 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.