CILEGON, SIBERRAYAPOS – Rencana pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN, yang disebut sebagai bagian dari efisiensi anggaran, mendapat perhatian dari sejumlah pejabat eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, mereka pada prinsipnya memahami langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah daerah, namun mereka meminta agar besaran pemotongan dilakukan secara proporsional.
Sejumlah pejabat eselon IV menyampaikan pandangannya terkait rencana pemotongan TPP ASN, mereka menyebut, efisiensi anggaran merupakan hal yang perlu didukung, namun pemotongan TPP diharapkan tidak terlalu membebani ASN, terutama mereka yang memiliki beban kerja dan tanggung jawab besar.
Para ASN juga berharap agar Wali Kota Cilegon Robinsar dapat mempertimbangkan besaran pemotongan secara proporsional, sehingga kebijakan efisiensi tetap berjalan tanpa menimbulkan keberatan yang berlebihan.
Pada dasarnya kami mendukung langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah, namun kalau memang ada pemotongan TPP, kami berharap besarannya jangan terlalu tinggi dan dapat dilakukan secara proporsional,” ujar salah satu pejabat eselon IV yang enggan disebut namanya.
“Dan cara pemotongannya juga jangan seperti piramida, sehingga yang berada di bagian bawah justru merasakan beban pemotongan yang lebih besar, jadi intunya kami tetap mendukung upaya efisiensi, dengan harapan kebijakan pemotongan dilakukan secara adil dan proporsional,” pungkasnya.










