CILEGON, Siber Raya Pos — Gelora kebangkitan koperasi di Tanah Banten kian membara! Ketua Dekopinwil Banten, H. Hasbi Sidik, ST, M.Si, tampil penuh karisma memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kota Cilegon yang dihelat di Aula DPRD Kota Cilegon.
Acara penting bagi masa depan koperasi ini menyoroti komitmen kuat para tokoh penggerak ekonomi kerakyatan dalam memperkuat sinergi dari tingkat daerah hingga pusat. Terlebih lagi, perjalanan organisasi ini mendapat perhatian serius dari jajaran petinggi negara, di mana proses pemilihan ketua Dekopinwil Banten sebelumnya turut dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, sementara proses pelantikannya disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah.
Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menjadi bukti nyata bahwa geliat koperasi di Banten berada dalam radar strategis nasional. Dengan kepemimpinan yang solid di bawah H. Hasbi Sidik, Dekopinda diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat, memperkuat kelembagaan, serta melahirkan inovasi-inovasi tajam yang langsung dirasakan oleh para pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Cilegon dan sekitarnya.
Transformasi Koperasi: Pilar Kesejahteraan Rakyat dan Sinergi Bersama Pemerintah
Menurut H. Hasbi, Koperasi di Indonesia memegang peranan vital sebagai soko guru perekonomian nasional yang berakar pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat banyak. Keberadaannya bukan sekadar wadah simpan pinjam, melainkan instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan secara mandiri.
Kehadiran jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kementerian hingga daerah, memberikan dorongan moral yang signifikan bagi perkembangan gerakan koperasi. Dukungan ini mencakup penguatan kelembagaan, pembinaan berkelanjutan, serta pelibatan koperasi dalam program-program prioritas untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata hingga ke pelosok daerah.
Keberhasilan sebuah koperasi sangat bergantung pada kualitas kepengurusannya. Pengurus yang terpilih diharapkan memiliki kompetensi, jiwa enterpreneurship, serta integritas tinggi agar mampu mengelola unit usaha secara profesional. Pengurus koperasi bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan menjadi motor penggerak utama dalam mendistribusikan kesejahteraan kepada seluruh anggota.
Koperasi harus dikelola secara independen tanpa ketergantungan berlebihan, namun tetap bersinergi erat dengan program pemerintah.
Setiap kepengurusan diwajibkan untuk menjunjung tinggi keterbukaan demi menjaga kepercayaan anggota dan masyarakat.
Seluruh kegiatan usaha diarahkan untuk memenuhi kebutuhan riil anggota, mulai dari sektor simpan pinjam, produksi, hingga perdagangan.
Dengan memperkuat prinsip gotong royong dan profesionalisme tata kelola, koperasi diharapkan mampu terus menjadi wadah utama bagi masyarakat untuk bangkit bersama, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, dan mewujudkan kemandirian bangsa dari bawah.










