INGLEWOOD/TORONTO – Hari kedua fase grup Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan hasil berbeda bagi dua wakil CONCACAF. Amerika Serikat tampil impresif dengan menghancurkan Paraguay 4-1, sementara Kanada harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina, Jumat (12/6/2026).
Kemenangan besar Amerika Serikat di hadapan pendukungnya sendiri menjadi salah satu hasil paling mencolok sejauh turnamen berlangsung. Di sisi lain, Kanada harus bekerja keras untuk menghindari kekalahan setelah sempat tertinggal lebih dahulu dari Bosnia.
Balogun Antar Amerika Serikat Pesta Gol
Bermain di Los Angeles Stadium (SoFi Stadium), Inglewood, California, Amerika Serikat langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan.
Tim asuhan Mauricio Pochettino membuka keunggulan pada menit ketujuh setelah bek Paraguay Damian Bobadilla melakukan gol bunuh diri saat berupaya menghalau bola di area pertahanan sendiri.
Keunggulan tersebut membuat Amerika Serikat semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan. Paraguay sempat bernapas lega ketika gol Amerika Serikat pada menit ke-28 dianulir akibat offside, namun tekanan tuan rumah terus berlanjut.
Penyerang Folarin Balogun kemudian menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak utama Amerika Serikat. Pada menit ke-31, ia sukses memanfaatkan umpan Christian Pulisic untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Menjelang turun minum, Balogun kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan assist Malik Tillman pada menit ke-45+5, striker AS tersebut membawa timnya unggul nyaman 3-0 hingga jeda pertandingan.
Paraguay berusaha bangkit pada babak kedua dan akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Mauricio pada menit ke-73 setelah menerima umpan dari Julio Enciso.
Namun harapan Paraguay untuk mengejar ketertinggalan pupus pada masa injury time. Pemain pengganti Giovanni Reyna mencetak gol keempat Amerika Serikat pada menit ke-90+8 usai memanfaatkan assist Alex Freeman, sekaligus mengunci kemenangan telak 4-1.
Hasil ini menempatkan Amerika Serikat dalam posisi sangat menguntungkan di Grup D dan mempertegas ambisi mereka untuk melangkah jauh di turnamen yang digelar di kandang sendiri.
Kanada Bangkit Hindari Kekalahan
Sementara itu, di BMO Field, Toronto, Kanada, tuan rumah Kanada harus puas berbagi angka setelah ditahan Bosnia dan Herzegovina dengan skor 1-1.
Berbeda dengan Amerika Serikat yang langsung mendominasi, Kanada justru dikejutkan oleh permainan disiplin Bosnia.
Tim asal Eropa itu berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui Jusuf Lukic. Berawal dari serangan yang dibangun dengan baik, Lukic sukses menuntaskan umpan Sead Kolasinac untuk membawa Bosnia unggul 1-0.
Keunggulan Bosnia bertahan hingga babak pertama usai. Kanada yang tampil di hadapan pendukung sendiri kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan lawan.
Pada babak kedua, pelatih Jesse Marsch melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya serang. Masuknya Liam Millar, Promise David, dan Ali Ahmed membuat permainan Kanada lebih hidup.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Striker veteran Cyle Larin berhasil mencetak gol penyeimbang setelah menerima umpan dari Promise David, mengubah skor menjadi 1-1.
Kanada terus menekan hingga akhir pertandingan demi mencari gol kemenangan, namun Bosnia mampu mempertahankan hasil imbang hingga peluit panjang dibunyikan.








