Siber Raya Pos:

 

Penjelasan Kemenag Mengenai Skema Wakaf Saham Masjid Istiqlal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | Jakarta – Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas dari masyarakat. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar menjelaskan bahwa pernyataan itu merujuk pada keikutsertaan Nazhir Masjid Istiqlal dalam memfasilitasi gerakan Wakaf Saham Syariah melalui Gerakan _Yuk Wakaf Saham_.

Thobib menegaskan bahwa Masjid Istiqlal berstatus sebagai Masjid Negara dan lembaga nirlaba (non-profit), sehingga tidak memiliki kapasitas maupun arah untuk melakukan penawaran saham perdana _(Initial Public Offering/IPO)_.

“Gerakan _Yuk Wakaf Saham_ juga sama sekali tidak menggunakan dana kas masjid, dana hibah, maupun dana operasional jemaah untuk ditransaksikan di pasar saham. Mekanismenya adalah mengajak para investor atau dermawan yang memiliki saham produktif di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mewakafkan sebagian _lot_ saham syariahnya kepada Nazhir Istiqlal,” jelasnya di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

“Hasil dividen atau nilai manfaat dari saham terwakafkan tersebut selanjutnya disalurkan penuh untuk program sosial keumatan,” lanjutnya.

Thobib memastikan bahwa pengembangan wakaf produktif melalui instrumen pasar modal memiliki pijakan hukum syariah dan regulasi negara yang kuat di Indonesia. Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah mengaluarkan fatwa terkait kebolehan wakaf saham.

Selain itu, Badan Wakaf Indonesia (BWI) juga telah mencanangkan kerangka kerja wakaf saham sejak 2019 sebagai bagian dari optimalisasi aset wakaf produktif nasional. “Seluruh instrumen yang terlibat dalam gerakan ini wajib masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang dinilai terbebas dari unsur riba, spekulasi _(maysir)_, maupun ketidakpastian _(gharar)_,” tegas Karo Humas.

Terkait manajemen operasional, Thobib memastikan bahwa pengelolaan Gerakan _Yuk Wakaf Saham_ menerapkan standar kehati-hatian dan akuntabilitas yang tinggi. Pengelolaan instrumen ini dilakukan berkolaborasi dengan Manajer Investasi terdaftar (PT Majoris Asset Management), Mandiri Sekuritas, serta Bank Kustodian resmi. Seluruh pencatatan dan pelaporan aset wakaf terintegrasi di Pusat Pengelolaan dan Pencatatan Wakaf BWI serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait saran dan masukan yang berkembang di publik, Karo Humas dan Komunikasi Publik Kemenag menilai itu sebagai masukan konstruktif dari ulama, pengamat, hingga tokoh publik. Ini juga menunjukkan besarnya kepedulian mereka terhadap tata kelola dana keagamaan.

“Diskusi terbuka yang berkembang di tengah masyarakat adalah hal yang sangat positif. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperdalam literasi mengenai bagaimana instrumen keuangan modern dapat dimanfaatkan secara aman, transparan, dan sesuai syariat untuk kemaslahatan umat,” ujar Karo Humas di Jakarta.

Thobib menambahkan bahwa gagasan utama yang didorong Menteri Agama Nasaruddin Umar adalah memperluas literasi ekonomi syariah yang inklusif. Melalui program wakaf produktif ini, masyarakat luas—bahkan mulai dari nominal terjangkau seperti Rp10.000—dapat berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi syariah.

“Semangat dasarnya adalah agar umat teredukasi dan bisa ikut terlibat dalam perkembangan instrumen ekonomi modern dengan tetap memegang pada prinsip-prinsip keuangan syariah. Ke depan, Kemenag bersama Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) dan para pemangku kepentingan akan terus menguatkan edukasi publik, sehingga setiap inovasi pemberdayaan ekonomi umat senantiasa berjalan di atas koridor syariat, transparansi, dan rasa aman,” pungkasnya.

_Biro Humas dan Komunikasi Publik_

Berita Terkait

Indonesia Sports Summit 2026 Gelar Jakarta Hybrid Race, Gabungkan Lari dan Latihan Fungsional
Peduli Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar
Perkuat Keamanan Hutan, 583 Polisi Kehutanan Digembleng di Pusdik Binmas Polri
Tinjau NTT, Wapang TNI dan Menhan Pastikan Negara Hadir Bantu Korban Bencana di Nagekeo
Tiga Siswa Madrasah Terpilih Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah: Ketika Sebuah Jembatan Mengubah Akses dan Harapan Warga
Teks Lengkap Doa Menag pada Sidang Tahunan dan Sidang Bersama 2026
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Luncurkan Motor Listrik Nasional
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Indonesia Sports Summit 2026 Gelar Jakarta Hybrid Race, Gabungkan Lari dan Latihan Fungsional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Peduli Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Perkuat Keamanan Hutan, 583 Polisi Kehutanan Digembleng di Pusdik Binmas Polri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Tinjau NTT, Wapang TNI dan Menhan Pastikan Negara Hadir Bantu Korban Bencana di Nagekeo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Tiga Siswa Madrasah Terpilih Jadi Paskibraka HUT ke-81 RI di Istana Merdeka

Berita Terbaru