CILEGON, Siber Raya Pos — Senyum sumringah terpancar jelas di wajah Sugeng. Sebagai Ketua PETA (Pedagang Taman) Perumahan Grand Sutera, Kelurahan Lebak Denok, ia merasa penantian panjang para pedagang dan warga akhirnya terbayar sudah. Tak lama lagi, ruang terbuka publik favorit warga ini bakal disulap menjadi semakin cantik dan representatif!
Kabar gembira ini terungkap dalam pemaparan ekspose akhir dari konsultan GAMAPLAN Consultant yang berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon pada Kamis, 17 September 2026.
Dalam ekspose tersebut, kawasan Taman Grand Sutera dinyatakan lolos dan memenuhi seluruh kriteria penting penataan kawasan. Mulai dari aktivitas perdagangan yang hidup, potensi serta intensitas pengunjung yang tinggi, kebutuhan penataan fisik yang mendesak, hingga kesiapan implementasi di lapangan.
Wajah Baru, Fasilitas Lengkap untuk Warga
Selama ini, taman seluas 1.700 meter persegi tersebut dikenal sebagai pusat aktivitas ekonomi dan UMKM yang sangat hidup. Sayangnya, tingginya aktivitas warga belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas penukung yang memadai.
Kini, masalah tersebut segera tuntas. Melalui penataan baru ini, Taman Grand Sutera dipastikan akan segera dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung modern, di antaranya:
1.Toilet umum yang bersih dan nyaman bagi pengunjung.
2.Gudang penyimpanan untuk menunjang kebutuhan logistik area.
3.Panggung outdoor yang siap memfasilitasi berbagai kegiatan seni, budaya, maupun acara komunitas warga.
Sinergi Bersama Membangun Wilayah
Keberhasilan tahap ekspose akhir ini turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan tingkat kota hingga kelurahan. Hadir langsung dalam kesempatan tersebut:
Kepala Disperindag Kota Cilegon
Camat Citangkil (Ikhlas)
Lurah Lebak Denok (Nurcholis)
Ketua PETA (Sugeng)
Ketua Pemuda GSC (Alvi)
Tokoh RT setempat (Ronald) dan Tokoh RW (Fandi)
Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, pengurus wilayah, dan masyarakat, langkah penataan ini diyakini tidak hanya akan mempercantik kawasan, tetapi juga mendongkrak perekonomian UMKM lokal serta kenyamanan pengunjung secara keseluruhan.










