Siber Raya Pos:

 

Menyaring 160 Pemuda dari 5.100 Pendaftar, Kemenpora Siap Gelar Indonesia Youth Summit 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 untuk memperkuat peran generasi muda dalam menentukan arah masa depan bangsa. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan persiapan tersebut dalam konferensi pers di lobi Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Menurut Erick, Kemenpora telah menyeleksi sekitar 160 pemuda dari total 5.100 peserta melalui kerja sama dengan pemerintah daerah. Mereka akan mengikuti program pemusatan atau camp yang dirancang sebagai ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi antargenerasi muda.

“Menyambut 28 Oktober mendatang, Kemenpora tengah mempersiapkan penyelenggaraan ajang Indonesia Youth Summit 2026 yang diselenggarakan setelah Asian Para Games 2026,” ujar Erick.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mengikuti diskusi interaktif dan lomba debat yang mengangkat sejumlah isu strategis, antara lain ekonomi hijau, kesetaraan gender, dan kesehatan mental. Kemenpora juga akan menghadirkan perwakilan pemuda dari Singapura untuk berbagi pengalaman dan menjadi pembanding dalam pengembangan program kepemudaan.

Erick menilai, tantangan generasi muda saat ini tidak lagi sebatas memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga menyiapkan diri menghadapi perubahan ekonomi dan memanfaatkan peluang bonus demografi.

Karena itu, kualitas sumber daya manusia muda perlu menjadi perhatian agar generasi penerus mampu mengambil peran nyata dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Supaya kualitas kepemudaan ini dalam mengisi masa depan ekonomi kita benar-benar bisa menjadi sebuah kesatuan yang sangat penting,” kata Erick.

Selain memperkuat kapasitas pemuda di dalam negeri, Kemenpora juga mulai menjajaki upaya merangkul diaspora muda Indonesia yang memiliki keahlian dan pengalaman internasional.

Erick menyebut, wacana dwi-kewarganegaraan yang disampaikan Presiden menjadi salah satu momentum untuk membuka peluang kontribusi lebih luas dari para diaspora, terutama saintis, peneliti, dan tenaga ahli dari berbagai bidang.

“Tentu di tahun depan kita mulai coba menarik diaspora yang bisa memberikan kontribusi lebih kepada capability, knowledge, dan lain-lain untuk para pemuda yang ada,” ujarnya.

Melalui Indonesia Youth Summit 2026, Kemenpora berharap generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga tampil sebagai penggerak gagasan, inovasi, dan kemajuan ekonomi Indonesia.(phyd)

Redaksi

Berita Terkait

Menembus Batas: Misi PSSI Membawa Garuda Pertiwi Bersinar di Pentas Internasional
Gaungkan Bhinneka Tunggal Ika lewat Nusantara Run di TMII, Fadli Zon Tegaskan Pentingnya Olahraga dan Budaya
Dorong Transformasi Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir Minta Daerah Naik Kelas
Sapu Bersih Laga Uji Coba, Tim Boccia Indonesia Siap Tancap Gas Bidik Emas Asian Para Games 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Hajar Singapura 5-0, Garuda Pertiwi Muda Lolos ke Piala Asia 2027
Tampil Perdana di Piala Dunia, Tim CP Indonesia Bertekad Lolos dari Fase Grup
Bundaran HI Membara, Suporter Garuda Tumpahkan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Indonesia Menang Dramatis 9-2, Erick Thohir: Allah SWT Bersama Indonesia
Berita ini 5 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.