Kampoeng Programming Mulai Pembelajaran 2026–2027

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON – Kampoeng Programming Posyantek Harapan Denok kembali membuka program pembelajaran gratis Tahun Ajaran 2026–2027 dengan menghadirkan berbagai kelas unggulan, mulai dari Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Korea, Seni Vokal, hingga Seni Tari. Program yang dilaksanakan di Kelurahan Lebak Denok ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sejak pendaftaran dibuka, jumlah peserta yang mendaftar terus bertambah dan menunjukkan tingginya minat warga untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi diri.

Ketua Posyantek Harapan Denok, Iim Setiawan, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi bagi Posyantek untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat.

“Kampoeng Programming lahir dari semangat pemberdayaan masyarakat. Kami ingin memberikan akses pendidikan dan pelatihan yang berkualitas tanpa membebani masyarakat. Alhamdulillah, setiap tahun minat masyarakat terus meningkat. Ini membuktikan bahwa warga Lebak Denok memiliki semangat belajar yang luar biasa. Ke depan kami akan terus memperluas program agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Iim Setiawan.

Salah satu pengajar Bahasa Jerman, Mrs. Dini, mengatakan bahwa penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan penting di era globalisasi.

“Bahasa Jerman membuka banyak peluang, baik untuk melanjutkan pendidikan, mendapatkan beasiswa, maupun bekerja di perusahaan internasional. Saya melihat peserta di Kampoeng Programming sangat antusias dan memiliki motivasi belajar yang tinggi. Ini merupakan modal yang sangat baik untuk masa depan mereka,” ungkap Mrs. Dini.

Sementara itu, pengajar Bahasa Korea, Ms. Maya, menjelaskan bahwa peluang kerja dan pendidikan yang berkaitan dengan Korea Selatan semakin terbuka, khususnya di Kota Cilegon yang memiliki banyak perusahaan yang bekerja sama dengan investor Korea.

“Saat ini banyak perusahaan Korea maupun perusahaan yang bekerja sama dengan Korea beroperasi di Cilegon. Karena itu kemampuan Bahasa Korea menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi para pencari kerja. Kami tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman budaya dan persiapan kerja,” jelas Ms. Maya.

Menurutnya, manfaat program ini sudah mulai terlihat dari berbagai capaian alumni Kampoeng Programming.

“Alhamdulillah, sudah ada dua siswa Kampoeng Programming yang berhasil bekerja di kawasan industri yang berkaitan dengan POSCO. Selain itu, peserta pelatihan Bahasa Korea yang kami bina juga berhasil lolos seleksi program pelatihan Bahasa Korea kerja sama POSCO dan Disnaker. Total ada sembilan orang yang berhasil lolos, terdiri dari enam peserta untuk kebutuhan industri dalam negeri dan tiga peserta yang dipersiapkan untuk bekerja di Korea Selatan. Ini menjadi bukti bahwa pelatihan bahasa dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesempatan kerja masyarakat,” tambahnya.

Di bidang seni, Ms. Tia selaku pengajar Seni Vokal dan Seni Tari menilai bahwa pengembangan bakat seni memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Melalui seni vokal dan seni tari, peserta tidak hanya belajar keterampilan seni, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, kreativitas, dan kepercayaan diri. Saya melihat banyak potensi luar biasa dari anak-anak dan remaja di Lebak Denok yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Lurah “Gasspoll” Lebak Denok, Bapak Nurkholis, S.E., yang mengapresiasi konsistensi Posyantek Harapan Denok dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan dan keterampilan.

“Apa yang dilakukan Posyantek Harapan Denok merupakan bentuk inovasi sosial yang sangat positif. Program ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan peningkatan kompetensi di bidang teknologi, bahasa asing, dan seni. Pemerintah Kelurahan Lebak Denok akan terus mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saya berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan kesempatan belajar gratis ini. Pokoknya, untuk kemajuan masyarakat Lebak Denok, Gasspoll!” tegas Nurkholis.

Program pembelajaran gratis Tahun Ajaran 2026–2027 ini diharapkan dapat terus melahirkan generasi muda yang kompeten, kreatif, berdaya saing global, serta mampu memanfaatkan berbagai peluang pendidikan dan pekerjaan yang tersedia.

Dengan semangat kolaborasi antara Posyantek, pemerintah kelurahan, para pengajar, dan masyarakat, Kampoeng Programming Posyantek Harapan Denok semakin menunjukkan perannya sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang inovatif dan inklusif.

“Belajar Gratis, Berkarya Tanpa Batas, Menuju Masa Depan Gemilang… Gasspoll!”

Penulis : Administrator

Berita Terkait

Harlah Kampoeng Programming 2026 Hadirkan Pameran Teknologi hingga Lomba Kreativitas Anak di Cilegon
Masuki Pekan Kedua, Kelas Bahasa Asing Posyantek Lebak Denok Kebanjiran Peserta
Akselerasi Keterampilan Digital, LP3I Banten Sambangi Lebak Denok Tindak Lanjuti Kerja Sama Kampoeng Programming
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:35 WIB

Harlah Kampoeng Programming 2026 Hadirkan Pameran Teknologi hingga Lomba Kreativitas Anak di Cilegon

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:18 WIB

Masuki Pekan Kedua, Kelas Bahasa Asing Posyantek Lebak Denok Kebanjiran Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Akselerasi Keterampilan Digital, LP3I Banten Sambangi Lebak Denok Tindak Lanjuti Kerja Sama Kampoeng Programming

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:58 WIB

Kampoeng Programming Mulai Pembelajaran 2026–2027

Berita Terbaru