SERANG, SIBER RAYA POS — Niat hati mau meraup untung cepat dengan cara merampas gawai pengendara jalan, seorang pelaku jambret justru bernasib nahas. Bukannya kabur membawa hasil kejahatan, ia malah babak belur dihakimi massa hingga kritis setelah kendaraannya menabrak lapak dagangan warga!
Aksi penangkapan dramatis yang berujung amuk massa ini terjadi di Jalan Raya Nangela, Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, pada Sabtu sore (24/08/2026). Warga yang sudah kadung geram dengan maraknya aksi kriminalitas langsung meluapkan emosi mereka kepada terduga pelaku.
Panik Kabur, Malah Tabrak Ibu-Ibu dan Lapak Dagangan
Berdasarkan video amatir warga dan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula ketika pelaku melancarkan aksinya menyasar pengendara sepeda motor yang sembarangan meletakkan telepon seluler di dashboard kendaraan. Sukses merampas HP korban, pelaku langsung tancap gas melarikan diri menggunakan sepeda motor matic.
Namun, pelarian sang jambret tak berjalan mulus. Dalam kondisi panik, motor yang dikendarainya hilang kendali hingga menabrak seorang ibu-ibu dan merusak lapak tempat dagangan milik warga sekitar. Akibat kecelakaan tunggal tersebut, pelaku langsung terjatuh dari kendaraannya.
Alih-alih berhasil kabur lewat jalan lain, pelaku yang ketakutan malah berlari dan bersembunyi ke dalam rumah warga. Tak butuh waktu lama bagi massa yang mengejar untuk mengepung dan menangkapnya.
”Pelaku itu setelah menjambret langsung kabur. Kemudian di jalan menabrak ibu-ibu dan tempat dagangan warga, lalu terjatuh. Setelah itu pelaku masuk ke rumah warga dan berhasil ditangkap. Warga kemudian mengamuk sebelum polisi datang,” ujar Muhammad Arif, salah seorang saksi mata di lokasi.
Dievakuasi Polisi, Identitas Pelaku Misterius
Aksi main hakim sendiri yang nyaris merenggut nyawa pelaku akhirnya berhasil dihentikan setelah personel dari Polsek Kopo tiba di lokasi kejadian dengan sigap.
Melihat kondisi pelaku yang sudah babak belur dan mengalami luka parah hingga kritis, petugas langsung mengevakuasinya ke Puskesmas Kopo sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Banten di Kota Serang untuk mendapatkan penanganan intensif.
Hingga kini, identitas terduga pelaku masih misterius. Pasalnya, saat digeledah, polisi tidak menemukan satu pun kartu identitas atau KTP di dalam saku celananya.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor matic yang digunakan saat beraksi serta telepon seluler milik korban. Saat ini, kasus pencurian dengan kekerasan tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Unit Reskrim Polsek Kopo guna menyelidiki kemungkinan adanya jaringan atau komplotan lain.
Ferra










