Siber Raya Pos:

 

Di Depan Warga NU, Prabowo Dorong Kemandirian Umat Agar Tak Dijerat Rentenir

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | JOMBANG, – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta memberdayakan umat.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Prabowo mengapresiasi pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU yang berlangsung dalam suasana damai dan penuh kebersamaan.

Menurut dia, sikap guyub serta kemampuan menerima perbedaan dan dinamika organisasi secara sehat dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Selamat. Ini adalah contoh teladan organisasi masyarakat, Muktamar dengan guyub dan kita terima perbedaan serta dinamika yang sehat, damai, dan rukun,” ujar Prabowo.

Fokus Angkat Masyarakat dari Kemiskinan

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah saat ini tengah menjalankan transformasi bangsa dengan salah satu fokus utama berupa pengentasan kemiskinan.

Pemerintah, kata dia, terus mendorong kemandirian masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan keagamaan, termasuk NU.

“Jadi saya kira ini kewajiban kita bersama bahwa fokus perhatian dari strategi transformasi bangsa kita sekarang adalah bagaimana mengangkat sebanyak-banyaknya masyarakat Indonesia keluar dari kemiskinan,” tegasnya.

Prabowo menilai NU memiliki posisi strategis sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia.

Karena itu, kolaborasi NU dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kehidupan yang layak sekaligus memiliki daya saing.

“NU bersama seluruh masyarakat Indonesia bergotong royong, bekerja sama di segala bidang,” kata Prabowo.

Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

Prabowo juga menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat harus diwujudkan melalui pemenuhan kebutuhan dasar.

Menurut dia, negara bersama organisasi masyarakat perlu memastikan masyarakat memiliki ketahanan ekonomi sehingga tidak terjebak dalam ketergantungan terhadap pinjaman yang justru membebani.

“NU, ormas terbesar, sangat berkepentingan untuk kita saling bekerjasama dalam memastikan umat dan masyarakat bisa meraih tingkat hidup yang layak. Makan dengan layak, rumah layak, penghasilan tiap bulan yang cukup sehingga tidak perlu pinjam rentenir,” tutur Prabowo.

Penutupan Muktamar Ke-35 NU turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar beserta sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih.

Hadir pula Gubernur Jawa Timur, Panglima TNI, Kapolri, jajaran pengurus NU, para masyayikh, serta kader NU.(Phyd)

Redaksi.

Berita Terkait

Rano Karno Dorong Jakarta-Seoul Perkuat Kolaborasi Budaya hingga Perfilman
Suyudi Ario Seto Menuju Kursi Kapolri, DPR Setujui Pengganti Listyo Sigit
Surat Santri untuk Presiden: Menyuarakan Gagasan dari Pesantren untuk Indonesia
FKI dan LINKN Dorong Sinergi Media Kawal Kasus Negara
FKI Dukung Persiapan Harlah Ke-5 AsMEN
Kemenekraf Dorong Kolaborasi Lintas Pihak agar Ide Kreatif Tak Sekadar Konsep
Kemenag Pastikan Nikah di KUA Tanpa Biaya, di Luar KUA Ada Ketentuan Tarif
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah Lewat Hotline “Bongkar Mafia”
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.