CILEGON – Program inovasi pembelajaran bahasa asing yang diinisiasi oleh Kampoeng Programming Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Lebak Denok menunjukkan tren positif yang luar biasa. Memasuki pekan kedua pelaksanaannya, minat masyarakat Kelurahan Lebak Denok dan sekitarnya terbukti melejit tajam. Hal ini ditandai dengan melonjaknya jumlah peserta yang memadati ruang kelas di Aula Kantor Kelurahan Lebak Denok.
Program yang memfasilitasi penguasaan bahasa global secara gratis ini menghadirkan tiga pilar bahasa asing utama: Jerman, Korea, dan Inggris. Kehadiran para pengajar profesional di bidangnya menjadi daya tarik utama bagi anak-anak hingga remaja di wilayah tersebut.
Antusiasme Pengajar: Dari Struktur Jerman hingga Tren Korea
Para mentor yang mengampu kelas bahasa asing mengaku terkejut sekaligus bangga dengan lonjakan kuantitas dan kualitas kefokusan para peserta pada pekan kedua ini.
Mrs. Dini (Guru Bahasa Jerman):
”Saya sangat mengapresiasi semangat belajar para peserta. Bahasa Jerman dikenal memiliki struktur tata bahasa yang cukup rumit, namun di pekan kedua ini, penambahan peserta baru justru memicu kompetisi belajar yang sehat. Mereka sangat cepat beradaptasi dengan pelafalan dasar.”

Ms. Maya (Guru Bahasa Korea):
”Gelombang budaya Hallyu (K-Pop dan K-Drama) memang magnet yang kuat, tapi melihat mereka datang ke Posyantek dengan buku catatan dan semangat menghafal aksara Hangeul di minggu kedua ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Pesertanya bertambah berkali-kali lipat!”
Ms. Adelyne (Guru Bahasa Inggris):
”Bahasa Inggris adalah fondasi penting di era digital ini. Di pekan kedua, fokus kami adalah membangun kepercayaan diri peserta untuk berbicara (speaking). Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, kelas menjadi jauh lebih hidup dan interaktif.”
Dukungan Penuh dari Pengurus Posyantek dan Kelurahan
Keberhasilan program di pekan kedua ini tidak lepas dari fasilitasi matang yang dilakukan oleh manajemen Kampoeng Programming dan Posyantek Lebak Denok, serta dukungan penuh dari otoritas pemerintahan setempat.
Tom Plau (Pengurus Posyantek Lebak Denok)
”Kami di jajaran pengurus berkomitmen penuh untuk menjadikan Posyantek bukan hanya pusat inovasi teknologi fisik, tetapi juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Lonjakan peserta di pekan kedua ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Lebak Denok haus akan ruang-ruang peningkatan skill. Kami akan terus mengevaluasi kapasitas ruangan dan fasilitas penunjang agar proses belajar tetap kondusif.”
Nurcholis, SE (Lurah Lebak Denok)
”Pemerintah Kelurahan Lebak Denok sangat bangga dan mendukung penuh konsistensi yang ditunjukkan oleh Kampoeng Programming dan Posyantek. Bertambahnya minat masyarakat dari minggu ke minggu ini menunjukkan program ini tepat sasaran. Ini adalah langkah konkret kita bersama untuk menyiapkan generasi muda Lebak Denok yang berdaya saing global, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Pintu kelurahan selalu terbuka lebar untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini.”
Menatap Pekan Selanjutnya
Dengan grafik kepesertaan yang terus merangkak naik, Kampoeng Programming Posyantek Lebak Denok berencana untuk terus menyempurnakan metode pembelajaran berbasis komunitas ini. Program ini diharapkan dapat menjadi role model bagi wilayah lain di Kota Cilegon dalam hal pemanfaatan teknologi dan pendidikan luar sekolah yang inklusif. (Red)








