CILEGON, Siber Raya Pos – Masalah sampah di wilayah Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, kian memprihatinkan. Setiap harinya, timbunan sampah rumah tangga di kawasan ini menembus angka hingga 7,3 ton. Namun, armada pengangkut yang ada baru mampu memboyong kurang dari 4 ton ke TPA Bagendung.
Menanggapi sisa 3 ton sampah yang belum terangkut saban hari, Lurah Lebak Denok, Nurcholis, SE, MAp, bergerak cepat. Beliau resmi membuka acara sekaligus mengukuhkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Sapu Bersih Kelurahan Lebak Denok pada program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP).
Dalam sambutannya yang penuh keakraban dan semangat, Nurcholis menegaskan bahwa pembentukan LPS ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan langkah nyata setelah para relawan berjibaku selama berbulan-bulan mengumpulkan data di lapangan.
”Timbunan sampah kita ada 7,3 ton per hari. Yang bisa terangkut kurang dari 4 ton. Artinya masih ada PR 3 ton sampah per hari. Mau dikemanakan sampah ini? Maka dari itu, yuk kita sama-sama memikirkan cara mengurangi sampah biar nggak dibakar atau dibuang sembarangan,” ujar Nurcholis di hadapan para pengurus RT, RW, dan kader setempat.
Nurcholis menjelaskan bahwa program pembentukan LPS ini bertujuan utama untuk menekan beban TPA Bagendung yang diprediksi bakal over capacity (kelebihan kapasitas) dalam beberapa tahun ke depan jika tidak ada intervensi dari hulu.
Kabar baiknya, lewat program ini Kelurahan Lebak Denok juga bakal kejatuhan bantuan operasional armada pengangkut sampah, di antaranya Cator dan mobil pick-up. Namun, Lurah mewanti-wanti keras agar kendaraan operasional tersebut dimanfaatkan betul-betul sesuai peruntukannya, yakni mengangkut sampah terpilah, bukan malah dipakai untuk angkut barang lain.
”Jangan sampai dipinjamkan tapi cuma ngetem doang, atau malah dipake angkut batu sama kayu. Armada ini harus tepat sasaran buat mengelola sampah biar warga terbiasa memilah,” tegasnya disambut tawa para undangan.
”Urusan sampah ini bukan cuma tanggung jawab Pak RT atau Pak RW saja, tapi kader dan warga juga harus ikut memikul. Nanti warga diajak, dipilah plastiknya, bisa masuk ke bank sampah. Kita ubah masalah sampah ini jadi potensi,” pungkas Nurcholis seraya mengucap bismillahirrahmanirrahim memuka resmi kegiatan LPS Sapu Bersih Lebak Denok.










