Siberrayapos.my.id | DABO SINGKEP – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan langsung pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan serta interoperabilitas Komando Gabungan (Kogab) TNI dalam mengamankan kedaulatan negara.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan.
Latihan berskala besar ini melibatkan 12.987 personel dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU) dengan fokus simulasi pengamanan wilayah serta Objek Vital Nasional (Obvitnas). Berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) modern dikerahkan secara terpadu:
TNI AD: Mengerahkan sistem roket, artileri medan, kendaraan tempur, dan sistem rudal pertahanan udara.
TNI AL: Mengoperasikan jajaran kapal perang (KRI), helikopter, pesawat patroli udara, pesawat tanpa awak (UAV), dan kendaraan tempur amfibi.
TNI AU: Menurunkan pesawat tempur, pesawat angkut strategis, pesawat intai, helikopter, dan UAV.
Panglima TNI menegaskan bahwa Latihan Terintegrasi TNI 2026 merupakan pilar penting dalam menguji prosedur operasi gabungan, kesiapan alutsista, serta koordinasi antarmatra. Melalui latihan ini, TNI terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional guna menjamin keutuhan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman.
(Kabidpenum Puspen TNIKolonel Laut (P) Agung Saptoadi)








