Siber Raya Pos:

 

Perkuat Interoperabilitas Tiga Matra, Panglima TNI dan Menhan Tinjaunya Latihan Terintegrasi TNI 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos.my.id | DABO SINGKEP – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyaksikan langsung pelaksanaan Latihan Terintegrasi TNI 2026 di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 9 Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan serta interoperabilitas Komando Gabungan (Kogab) TNI dalam mengamankan kedaulatan negara.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., serta para Kepala Staf Angkatan.

Latihan berskala besar ini melibatkan 12.987 personel dari tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU) dengan fokus simulasi pengamanan wilayah serta Objek Vital Nasional (Obvitnas). Berbagai Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) modern dikerahkan secara terpadu:

TNI AD: Mengerahkan sistem roket, artileri medan, kendaraan tempur, dan sistem rudal pertahanan udara.

TNI AL: Mengoperasikan jajaran kapal perang (KRI), helikopter, pesawat patroli udara, pesawat tanpa awak (UAV), dan kendaraan tempur amfibi.

TNI AU: Menurunkan pesawat tempur, pesawat angkut strategis, pesawat intai, helikopter, dan UAV.

Panglima TNI menegaskan bahwa Latihan Terintegrasi TNI 2026 merupakan pilar penting dalam menguji prosedur operasi gabungan, kesiapan alutsista, serta koordinasi antarmatra. Melalui latihan ini, TNI terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional guna menjamin keutuhan wilayah NKRI dari segala bentuk ancaman.

(Kabidpenum Puspen TNIKolonel Laut (P) Agung Saptoadi)

Berita Terkait

Rano Karno Dorong Jakarta-Seoul Perkuat Kolaborasi Budaya hingga Perfilman
Suyudi Ario Seto Menuju Kursi Kapolri, DPR Setujui Pengganti Listyo Sigit
Surat Santri untuk Presiden: Menyuarakan Gagasan dari Pesantren untuk Indonesia
FKI dan LINKN Dorong Sinergi Media Kawal Kasus Negara
FKI Dukung Persiapan Harlah Ke-5 AsMEN
Kemenekraf Dorong Kolaborasi Lintas Pihak agar Ide Kreatif Tak Sekadar Konsep
Kemenag Pastikan Nikah di KUA Tanpa Biaya, di Luar KUA Ada Ketentuan Tarif
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Haji dan Umrah Lewat Hotline “Bongkar Mafia”
Berita ini 8 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.