CILEGON, Siber Raya Pos — Pemerintah Kota Cilegon resmi menyerahkan operasional armada baru “Si Nong” (Transportasi Non-Gawat Darurat) guna memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi warga yang membutuhkan pengobatan rujukan ke Jakarta.
Layanan ini dihadirkan khusus untuk memfasilitasi pasien dari Cilegon yang harus menjalani pengobatan rutin maupun rujukan ke sejumlah rumah sakit rujukan nasional di Jakarta, seperti RS Kanker Dharmais, RS Jantung Harapan Kita, dan RSCM.
Meringankan Biaya Transportasi Warga
Walikota Cilegon, Robinsar, menyatakan bahwa armada Si Nong merupakan komitmen pemerintah kota dalam memberikan pelayanan publik yang optimal dan meringankan beban ekonomi warga.
”Mobil ini diperuntukkan untuk pasien dari Kota Cilegon yang akan berobat ke Jakarta. Jika menggunakan transportasi umum, biaya yang harus dikeluarkan warga bisa mencapai Rp300.000 hingga Rp400.000 per orang. Dengan adanya layanan ini, beban tersebut bisa kita pangkas,” ujar Robinsar.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menambah alokasi anggaran jika kebutuhan armada di lapangan terus meningkat.
Jam Operasional dan Cara Mengakses Layanan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, drg. Ratih Purnamasari, menjelaskan bahwa penambahan unit armada ini diserahkan kepada UPTD P2KT untuk menunjang kebutuhan mobil rujukan yang semakin tinggi.
Jadwal Operasional: Mobil berangkat dari Cilegon pukul 03.00 WIB menuju Jakarta dan diperkirakan kembali pukul 19.00 – 20.00 WIB.
Biaya: Gratis / 100% Bebas Biaya bagi seluruh warga Cilegon.
Pendaftaran & Informasi: Masyarakat dapat menghubungi call center di nomor 119 untuk jadwal dan pendaftaran antrean antar-jemput.
Sambutan Positif Warga dan Orang Tua Pasien
Hadirnya armada baru ini mendapat apresiasi hangat dari para pasien dan keluarga pendamping yang membutuhkan kontrol rutin ke Jakarta, seperti penderita kanker, leukemia, sirosis, hingga thalasemia.
Tomi, salah seorang warga yang kedua anaknya mengidap thalasemia dan harus rutin melakukan transfusi darah di RSCM Jakarta, mengaku sangat terbantu.
”Sangat efektif, efisien, dan menghemat biaya transportasi. Kalau naik kendaraan umum dengan anak-anak cukup kerepotan. Kami bersyukur ada armada baru ini sehingga pelayanan kesehatan anak-anak bisa lebih lancar,” ungkap Tomi.








