CILEGON, Siber Raya Pos – Kemarau panjang yang bikin sumur warga mendadak asat alias kering kerontang di kawasan Gunung Batur, bikin warga sekitar menjerit. Menderita lantaran susah mandi hingga kepikiran buat masak, nasib apes warga akhirnya dapat angin segar.
Tergerak oleh jerit tangis warga yang kebingungan mencari setetes air bersih, para lurah yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lurah tak mau tinggal diam. Mereka langsung bergerak cepat, nggerojok bantuan puluhan ribu liter air bersih menggunakan armada tangki ke pemukiman warga di Gunung Batur.
Kedatangan mobil-mobil tangki pembawa air bersih itu pun langsung diserbu warga. Sambil menggembol ember, jeriken, hingga baskom seadanya, emak-emak sampai bapak-bapak rela mengantre mengular demi mengamankan pasokan air untuk kebutuhan harian.
”Alhamdulillah banget, Pak! Sudah berapa hari ini sumur kering, mau mandi saja mikir dua kali. Bantuan air dari bapak-bapak lurah ini bener-bener ngerem penderitaan warga,” cetus salah satu warga yang kegirangan sambil memikul jeriken terisi penuh.
Ketua Forum Silaturahmi Lurah menyatakan, aksi sosial ini adalah bentuk kepedulian nyata dan gerak cepat para pamong masyarakat terhadap warga yang dilanda krisis air bersih. Pihaknya tak tega melihat warga harus bersusah payah mencari air ke tempat yang jauh demi mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.
Sinergi Pamong Demi Rakyat Kecil
Aksi sosial pengiriman air bersih ini murni didasari atas keprihatinan bersama melihat kondisi masyarakat di lapangan. Para lurah berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan kekompakan dalam merespons setiap aspirasi maupun musibah yang dialami warga.
Warga pun berharap hujan bisa segera turun agar krisis air ini cepat berlalu, sambil mengacungkan jempol atas kepedulian para lurah yang mau turun tangan langsung merangkul rakyat kecil.








