CILEGON, Siber Raya Pos — Pemilihan kepemimpinan di tingkat organisasi kepemudaan kerap diwarnai dinamika panas, mulai dari perbedaan pendapat hingga ketegangan antar-kandidat. Menanggapi hal tersebut, Ketua MPKT Karang Taruna Mutiara Kelurahan Lebak Denok, Asep Saefullah, melontarkan pesan santai namun menohok agar para pemuda tidak perlu berlebihan jika tidak terpilih.
Dalam acara Musyawarah Warga Karang Taruna (MWKT) yang digelar di Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Asep mengingatkan bahwa rotasi dan pergantian kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan untuk penyegaran organisasi.
”Yang namanya pergantian itu hidup, pasti ada pasangannya. Ada tidak ada, besar kecil, tinggi rendah, siang malam, laki-laki perempuan, pasti berganti,” ujar Asep di hadapan para kader dan tamu undangan.
Pak Asep juga menyoroti fenomena ketika ada kandidat yang mati-matian mencalonkan diri, namun akhirnya tidak terpilih lalu merasa kecewa berat hingga mempermasalahkannya. Dengan gaya jenaka khasnya, ia menyentil bahwa segala sesuatu yang sudah digariskan tidak perlu diperpanjang dengan emosi.
Ia menegaskan, ketentuan takdir di tangan Tuhan sudah pasti yang terbaik. Jika sudah ada garis tangan dan perjanjian tertulis sejak lahir, maka tidak ada kekuatan manusia yang bisa menghalangi.
Ajak Jaga Kondusivitas Organisasi
Meski dibumbui candaan segar, Pak Asep berpesan agar keempat bakal calon ketua yang maju dalam bursa pemilihan kali ini tetap berjiwa besar. Ia mengingatkan bahwa tidak mungkin semua dari empat kandidat tersebut duduk menjadi ketua secara bersamaan.
”Makanya saya berharap, keempat calon ini nanti kalau tidak terpilih salah satunya, tidak perlu berbesar hati untuk kecewa berlebihan, tetap anggap diri anda adalah warga Karang Taruna Mutiara Lebak Denok yang kontribusinya sudah luar biasa,” pungkasnya.
Acara musyawarah warga ini sendiri diharapkan tetap berjalan lancar, kondusif, serta mampu melahirkan pemimpin muda yang siap membawa Karang Taruna Mutiara Lebak Denok semakin maju dan bersinergi erat dengan pemerintah kelurahan.
(Reporter: Redaksi SRP Cilegon)










