Siber Raya Pos:

 

Budayantara Fest 2026, Dinas Kebudayaan DKI dan IKB Jabodetabek Perkuat Identitas Jakarta sebagai Kota Global

Senin, 14 September 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | JAKARTA – Di tengah transformasi Jakarta menuju kota global, pelestarian akar budaya lokal tetap menjadi prioritas utama. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan audiensi strategis antara Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan pengurus Ikatan Keluarga Besar Betawi (IKB) Jabodetabek, yang berlangsung di Ruang Rapat Bir Pletok, Kantor Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Senin (14/09/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Fokus utama diskusi adalah mematangkan kolaborasi besar untuk menyambut Milad ke-25 IKB Jabodetabek yang akan dirangkaikan dengan perhelatan megah Budayantara Fest 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan, Rusmantoro, menyambut hangat inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci agar kebudayaan Betawi tidak tergerus zaman.

“Jakarta sedang berproses menjadi kota global, namun identitas Betawi harus tetap menjadi fondasi utamanya. Audiensi ini adalah langkah konkret untuk memastikan program pemerintah sejalan dengan aspirasi komunitas di lapangan,” ujar Rusmantoro.

Sinergi Budaya Nusantara
Ketua Umum IKB Jabodetabek, H. Jayadih, mengungkapkan bahwa Milad ke-25 IKB dan Budayantara Fest 2026 akan menjadi panggung besar bagi pengembangan, pembinaan, serta pemanfaatan potensi kebudayaan Betawi dan Budaya Nusantara secara luas.

“Kami ingin menyelaraskan visi. Bagaimana potensi kebudayaan Betawi bisa naik kelas dan bersinergi dengan keberagaman budaya nusantara lainnya. Budayantara Fest 2026 diharapkan menjadi cermin kuatnya identitas kita di mata dunia,” kata H. Jayadih.

Digitalisasi dan Modernisasi Budaya
Senada dengan hal tersebut, Masdjo Arifin dari Budayantara Media Digital Nusantara (BMDN) menekankan pentingnya sentuhan modernisasi dan digitalisasi dalam promosi budaya. Ia berharap kesepakatan strategis yang lahir dari pertemuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi para pelaku seni.

“Melalui Budayantara Fest, kita ingin memastikan para pelaku seni Betawi memiliki ruang yang lebih luas. Modernisasi ibu kota tidak boleh meminggirkan seni tradisi, justru harus menjadi sarana untuk memperkuatnya melalui media digital dan festival berstandar internasional,” tutur Masdjo.

Langkah kolaborasi ini menjadi bukti komitmen aktif Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dalam merangkul komunitas untuk membangun karakter kota yang modern, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebudayaan lokal. Budayantara Fest 2026 diprediksi akan menjadi salah satu agenda budaya paling dinantikan di Jakarta tahun depan. ***

Redaksi

Berita Terkait

Pesan Menohok Kapolri Suyudi: Jabatan Bukan Alasan untuk Kesombongan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Cilegon Bersama Ketua Bhayangkari Kunker Ke Mako Polsek Puloampel
Benahi Kawasan Kumuh Tanpa Penggusuran, Pramono Siapkan Teknologi AI
Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
BAZNAS Kota Cilegon Salurkan Rp 176,4 Juta Santunan untuk 294 Pemandi Jenazah se-Kota Cilegon
AKDA EXTRA Tawarkan Perlindungan Kecelakaan dan Bantuan Kebakaran Rumah, Premi Rp50 Ribu Setahun
Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Pelayanan Polisi Kepada Masyarakat, Kapolres Cilegon Kunjungi Mako Polsek Bojonegara
Berita ini 2 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.