Siber Raya Pos:

 

Teaser “Empat Musim Pertiwi” Buka Misteri di Balik Kepulangan Putri Marino

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siberrayapos | Jakarta — Teka-teki kepulangan Pertiwi mulai terkuak. Rumah produksi Forka Films merilis official teaser trailer film Empat Musim Pertiwi, karya sutradara Kamila Andini yang sebelumnya dikenal lewat serial Gadis Kretek.

Dalam teaser tersebut, Putri Marino tampil sebagai Pertiwi, perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun pergi. Namun, kepulangannya justru disambut dengan kecurigaan. Warga mengawasi setiap gerak-geriknya, sementara kedua orangtuanya seolah tidak menginginkan dirinya kembali.

Di balik kepulangannya, tersimpan kemarahan, kekecewaan, dan luka yang belum selesai. Pertiwi seperti datang untuk menghadapi masa lalu yang selama ini membayangi hidupnya.

Nuansa misterius semakin kuat melalui visual yang menampilkan Bromo sebagai salah satu latar penting dalam perjalanan Pertiwi. Teaser ini sekaligus memperlihatkan atmosfer film yang penuh teka-teki dan ketegangan emosional.

Empat Musim Pertiwi menjadi reuni Kamila Andini dan Putri Marino setelah kesuksesan Gadis Kretek. Arya Saloka juga kembali terlibat bersama sejumlah kru dari serial tersebut, di antaranya sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, serta editor Ahmad Fesdi Anggoro.

Kamila mengatakan, Pertiwi merupakan sosok perempuan yang tidak takut menghadapi apa pun. Namun, keberanian itu lahir dari trauma besar yang membentuk dirinya.

“Pertiwi tidak takut apa pun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar,” ujar Kamila.

Sementara itu, produser Ifa Isfansyah mengungkapkan bahwa Bromo telah menjadi bagian dari gagasan film ini sejak awal pengembangannya pada 2017. Bahkan, ide tersebut lahir jauh sebelum Gadis Kretek dibuat.

“Yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo,” kata Ifa.

Selain Putri Marino dan Arya Saloka, film ini dibintangi Christine Hakim dan Hana Malasan. Empat Musim Pertiwi diproduksi Forka Films dengan dukungan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros.

Film ini mengikuti perjalanan Pertiwi setelah dua dekade meninggalkan kampung halaman. Ia tahu kepulangannya tidak diharapkan, bahkan oleh keluarganya sendiri. Namun, ada alasan yang membuatnya kembali: menghadapi empat musim dalam hidupnya, dari masa gelap hingga menemukan kembali cahaya yang sempat hilang.

Empat Musim Pertiwi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.(Phyd)

Redaksi

Berita Terkait

Dari Luka Menuju Kekuatan, Beautiful Pain Ungkap Final Poster Terbaru
Rano Karno Belajar dari Busan, Dorong Jakarta Jadi Kota Film
Empat Aktor Hadapi Teror Paranoia di Film Hasut, Misteri Mengintai di Tengah Hutan
Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026, Kisah Kucing Terlantar Curi Perhatian
Desember Jani Wakili Indonesia di Asian Future Tokyo International Film Festival 2026
Setelah 20 Tahun Dipenjara, Pertiwi Kembali dengan Luka dan Misteri Bromo
Poster Sempat Bikin Drama, GJLS: Berapi-Api Malah Bikin Damkar Turun Tangan
Musik Diputar, Hak Pencipta Jangan Diabaikan: DJKI Dorong Pelaku Usaha Taat Royalti
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.