Siber Raya Pos:

 

Tetap Berkarya di Usia 69 Tahun, Obbie Messakh Sapa Musik Timur Lewat “Mati Banya”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suberrayapos | Jakarta – Musisi legendaris tanah air, Obbie Messakh, membuktikan eksistensinya di industri musik nasional tak pernah surut. Di usia 69 tahun, pencipta lagu dan penyanyi kawakan ini resmi merilis karya terbarunya berjudul “Mati Banya”, sebuah singel berbahasa Papua yang dipadukan dengan sentuhan musik etnik khas Indonesia timur.

Berbeda dari karya-karya ikoniknya terdahulu, “Mati Banya” hadir untuk memperkaya khazanah musik Tanah Air sekaligus menawarkan warna baru dari musisi asal Rote, Nusa Tenggara Timur ini. Lagu ini mengisahkan kepedihan sepasang kekasih yang gagal bersatu akibat sang wanita terlebih dahulu menikah dengan pria lain.

Keharuan kisah tersebut tertuang jelas dalam penggalan liriknya: “Ancor kaka pung hati babaca undangan biru, sa minggu lagi ade ko mau mengikat janji deng orang lain.”

“Semoga lagu ini bisa menambah khasanah musik Indonesia dan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas,” ujar Obbie Messakh di sela acara reuni alumni musisi Glodok di Black Cafe, Glodok Plaza, Jakarta, Sabtu (8/8).

Meski digempur masuknya generasi baru di industri musik, penyanyi kelahiran 26 April 1957 ini mengaku tetap aktif menyapa penggemar secara langsung. Dalam sebulan, ia masih rutin melakoni sekitar 10 kali pertunjukan off-air.

“Puji Tuhan, hingga saat ini saya masih diberi kesehatan dan kegiatan bermusik masih terus berjalan,” ungkap pelantun Kau dan Aku Satu tersebut.

Kiprah Tiga Dekade dan Ratusan Karya

Sejak mengawali karier profesionalnya pada 1983, pemilik nama lahir Thobias Messakh ini telah menciptakan lebih dari 300 lagu—dengan hampir 10 persen di antaranya berhasil menjadi hits besar. Karya-karyanya terbukti abadi dan sukses melambungkan nama-nama penyanyi papan atas Indonesia, di antaranya:

Betharia Sonata (Hati yang Luka — lagu fenomenal yang sempat menghebohkan era Orde Baru)

Chrisye (Kisah Kasih di Sekolah)

Ratih Purwasih & Helen Sparingga (Antara Benci dan Rindu, Antara Cinta dan Dusta)

Kini, di tengah pesatnya era transformasi digital, karya-karya klasik maupun singel terbaru Obbie kembali menemukan jalurnya untuk menjangkau generasi pendengar baru. Singel terbaru “Mati Banya” sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital mulai hari ini.

Redaksi

Berita Terkait

Dari Luka Menuju Kekuatan, Beautiful Pain Ungkap Final Poster Terbaru
Rano Karno Belajar dari Busan, Dorong Jakarta Jadi Kota Film
Empat Aktor Hadapi Teror Paranoia di Film Hasut, Misteri Mengintai di Tengah Hutan
Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026, Kisah Kucing Terlantar Curi Perhatian
Desember Jani Wakili Indonesia di Asian Future Tokyo International Film Festival 2026
Setelah 20 Tahun Dipenjara, Pertiwi Kembali dengan Luka dan Misteri Bromo
Poster Sempat Bikin Drama, GJLS: Berapi-Api Malah Bikin Damkar Turun Tangan
Musik Diputar, Hak Pencipta Jangan Diabaikan: DJKI Dorong Pelaku Usaha Taat Royalti
Berita ini 9 kali dibaca

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasikan. Komentar akan tayang setelah disetujui oleh admin.